Jakarta, AksaraBaru.com – Drama rupiah vs dolar sepanjang 2026 resmi jadi tontonan wajib anak finansial TikTok. Setelah sempat tembus Rp18.000 per dolar AS di awal Juni, banyak Gen Z yakin akhir tahun nanti kurs bakal parkir di kisaran Rp17.000–Rp18.500 per dolar, tergantung apakah “king dollar” masih ngamuk atau sudah capek drama.
Bank Indonesia berkali-kali bilang masih bisa membawa rupiah balik stabil dengan target rata-rata Rp16.200–Rp16.800 sepanjang 2026, terutama kalau semester II mulai adem dan cadangan devisa tetap tebal. Pemerintah lewat APBN 2026 juga pasang asumsi nilai tukar di Rp16.500–Rp16.900, yang jadi pegangan banyak investor muda.
Sebaliknya, lembaga riset seperti Fitch Solutions memproyeksikan rupiah bisa berakhir di sekitar Rp17.500 per dolar AS pada akhir 2026, dengan risiko tembus lagi ke atas 18K kalau ekspor lesu dan geopolitik makin panas. Survei nasional Indopol menunjukkan mayoritas responden sadar rupiah lagi melemah, bikin Gen Z makin rajin cek kurs sebelum beli gadget atau langganan Netflix.
