Rupiah & IHSG Melemah di Awal Pekan, Kena Sentimen Global

Jakarta, aksarabaru.com – Nilai tukar rupiah sama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah di awal pekan ini, Senin 11 Mei 2026, terdorong sentimen global yang lagi nggak pasti. Rupiah terdepresiasi ke level Rp16.850 per dolar AS sementara IHSG turun 0,8% di sesi pembukaan.

Buat lo yang lagi mulai investasi saham atau punya tabungan valas, situasi ini pasti bikin sedikit khawatir. Tapi tenang, pelemahan kayak gini biasanya reaksi jangka pendek aja. Investor asing masih net sell sekitar Rp500 miliar di pasar reguler—angka yang nggak terlalu besar dibanding volume harian.

Penyebab utamanya dari eksternal: The Fed masih keras sinyalnya soal suku bunga tinggi, ditambah perang dagang AS-China yang lagi memanas lagi. Dolar AS menguat ke level tertingginya dalam sebulan terakhir, bikin mata uang negara berkembang kayak rupiah ikut tertekan. Tapi kabar baiknya, cadangan devisa Indonesia masih solid di level 145 miliar dolar.

Analis bilang pelemahan ini sifatnya sementara. Lo bisa manfaatin momen koreksi buat akumulasi saham fundamental bagus. Intinya jangan panik sell dulu, cuan datang buat yang sabar.