4 Problem Lingkungan Jadi Prioritas Menteri LH Baru

Jakarta, aksarabaru.com – Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat langsung tancap gas dengan nentuin empat prioritas utama yang bakal digenjot di awal masa jabatannya. Mulai dari pengawasan izin industri ekstraktif sampai komitmen nurunin emisi karbon—semua masuk daftar, nih.

Buat lo yang tinggal di kota besar kayak Jabodetabek atau Surabaya, ini kabar yang relate banget. Soalnya polusi udara dan kerusakan lingkungan selama ini jadi momok yang nggak bisa dihindari. Apalagi di musim kemarau, kualitas udara sering bikin sesak napas—secara harfiah.

Empat prioritas itu meliputi: pertama, evaluasi izin industri tambang dan sawit yang dinilai abai lingkungan. Kedua, target penurunan emisi karbon 31,9% di 2030 sesuai dokumen Nationally Determined Contribution. Ketiga, pemulihan lahan kritis seluas 2,2 juta hektare. Keempat, pengelolaan sampah plastik yang jumlahnya udah bikin khawatir.

Menurut catatan Kementerian LHK, Indonesia masuk 10 besar negara penghasil emisi karbon terbesar dunia—ironis di tengah kekayaan alam yang melimpah. Tapi Jumhur optimistis empat langkah awal ini bisa ngedorong perubahan signifikan dalam setahun ke depan. Siapa sangka, urusan lingkungan ternyata serumit itu.