ITB Perkenalkan Teknologi Konversi Minyak Sawit di KSTI 2025

Institut Teknologi Bandung memamerkan inovasi pengubahan minyak sawit menjadi bahan bakar dan minyak.



Jakarta, aksarabaru.com — Institut Teknologi Bandung (ITB) memperkenalkan teknologi konversi minyak sawit menjadi bahan bakar dan minyak makan pada pameran KSTI 2025 di Sabuga Bandung, Rabu (14/5).

“Teknologi ini mampu meningkatkan nilai tambah sawit hingga tiga kali lipat,” ujar Kepala Laboratorium Teknologi Konversi Energi ITB, Prof. Dr. Eng. Ahmad Zakiy. Ia menyebut proses katalisis cair dapat memisahkan fraksi minyak secara efisien tanpa limbah berbahaya.

Pengamat energi dari Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa menilai inovasi ini mengancam dominasi impor bahan bakar minyak (BBM). Menurutnya, konversi sawit dapat mengurangi defisit neraca perdagangan migas Indonesia yang mencapai 15 miliar dolar AS pada 2024.

ITB akan melakukan uji coba skala pilot plant pada semester IV 2025. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyatakan siap memfasilitasi perizinan untuk implementasi komersial jika hasil uji memenuhi standar SNI.