BRIN Panen Perdana Padi Hasil Mutasi Iradiasi Nuklir

Badan Riset dan Inovasi Nasional sukses panen padi unggul hasil pemuliaan mutasi iradiasi di Subang, Jawa.



Jakarta, aksarabaru.com — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan panen perdana benih padi varietas unggul hasil pemuliaan mutasi iradiasi di Subang, Jawa Barat, pada 30 April. Kegiatan ini menandai penerapan teknologi nuklir untuk ketahanan pangan.

Kepala BRIN Arif Satria menegaskan pemanfaatan teknologi nuklir melalui radiasi sinar gamma telah melampaui batas persepsi lama. “Ini bukti sains telah menjejak tanah dan memberi dampak nyata bagi petani,” ujar Arif.

Pengamat teknologi pangan IPB University, Dwi Andreas Santosa, menilai langkah ini krusial di tengah ancaman krisis pangan global. Menurutnya, varietas hasil mutasi mampu meningkatkan produktivitas hingga 15 persen dibanding varietas konvensional.

BRIN akan menyerahkan benih padi tersebut kepada Kementerian Pertanian untuk diperbanyak dan didistribusikan secara luas. Langkah ini menjadi alternatif solusi berbasis ilmu yang terukur untuk menjaga stok pangan nasional.