Jakarta, aksarabaru.com — Tiga geopark Indonesia berhasil meraih status Green Card dari UNESCO pada 30 April 2026. Geopark Rinjani, Toba Caldera, dan Ciletuh-Pelabuhanratu mendapat pengakuan atas kinerja perlindungan warisan alam dan pembangunan berkelanjutan.
“Indonesia membuktikan mampu menjaga dan mengelola untuk pembangunan berkelanjutan,” ujar Ketua Harian KNIU Ananto Kusuma Seta dalam siaran resmi. Ia menyebut penghargaan ini memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan UGGp terbanyak ketiga di dunia.
Pengamat geopark dari Institut Teknologi Bandung Dr.Eng. Ir. Hadi menilai Green Card menjadi indikator keberhasilan pengelolaan holistik. Menurutnya, tiga geopark ini menerapkan konsep perlindungan, edukasi, dan ekonomi lokal secara terintegrasi, yang menjadi syarat utama UNESCO.
Kartu hijau diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kinerja berkelanjutan UGGp. Pengelola geopark kini harus mempertahankan standar ini untuk memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar kawasan.
