BRIN Panen Padi Hasil Mutasi Iradiasi Nuklir

Badan Riset dan Inovasi Nasional sukses panen perdana benih padi unggul hasil pemuliaan teknologi.



Jakarta, aksarabaru.com — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan panen perdana benih padi varietas unggul hasil pemuliaan mutasi iradiasi di Subang, Jawa Barat, pada 30 April. Keputusan ini menjadi penanda sains telah menjejak tanah dan memberi dampak nyata bagi ketahanan pangan nasional.

“Pemanfaatan teknologi nuklir melalui radiasi sinar gamma telah melampaui batas persepsi lama,” tegas Kepala BRIN Arif Satria. Ia menyebut langkah ini menghadirkan alternatif berbasis ilmu yang terukur di tengah ancaman krisis pangan global.

Pengamat ketahanan pangan IPB University Dwi Andreas Santosa menilai terobosan ini krusial. Menurutnya, varietas padi tahan cuaca ekstrem hasil pemuliaan BRIN dapat menekan risiko gagal panen yang kerap memicu gejolak harga beras.

BRIN menyatakan akan melanjutkan uji lapang skala luas untuk memastikan ketersediaan benih. Kementerian Pertanian rencananya akan mengintegrasikan varietas ini dalam program percepatan swasembada pangan tahun depan.