Jakarta, aksarabaru.com — Pemerintah Kota Depok menghentikan operasional angkot AC D10A per 2 Mei 2026 dan menyiapkan pengganti berbasis listrik. Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Depok Aan Syurahman menyatakan armada baru ini lebih modern dan ramah lingkungan.
“Angkot AC D10A yang sebelumnya beroperasi akan kami ganti dengan armada yang lebih baik berbasis listrik atau go green, dengan fasilitas yang tetap nyaman seperti ber-AC,” ujarnya, Kamis (30/4/2026). Penggantian ini bagian peningkatan kualitas layanan transportasi umum.
Pengamat transportasi publik dari Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) Aditya Dwi Putra menilai kebijakan ini tepat. Menurutnya, transisi ke armada listrik dapat menurunkan emisi karbon di Depok yang padat kendaraan.
Dishub Depok mengincar penurunan tarif bagi penumpang dengan efisiensi operasional kendaraan listrik. Pemkot juga akan memantau rute dan kepatuhan armada baru untuk memastikan layanan tetap optimal bagi masyarakat.
Data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Depok mencatat polusi udara di ruas jalan utama kota ini masih di atas ambang baku mutu. Transisi angkot listrik diproyeksikan mengurangi emisi gas rumah kaca sekitar 15 persen dalam dua tahun mendatang.
