Transaksi Digital RI Capai Rp1.092 Triliun, BI Catat 4,67 Miliar Transaksi di Februari 2026

Jakarta, aksarabaru.com — Pembayaran digital di Indonesia menunjukkan momentum kuat pada awal 2026. Bank Indonesia mencatat volume transaksi pembayaran digital mencapai 4,67 miliar kali pada Februari 2026 dengan nilai total Rp1.092 triliun, naik 18 persen dari periode sama tahun lalu.

“Pertumbuhan ini mencerminkan kebiasaan masyarakat yang semakin nyaman bertransaksi nontunai,” kata Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Filianingsih. Ia menyebut QRIS tetap menjadi motor utama dengan kontribusi 62 persen dari seluruh transaksi digital.

Sektor e-commerce dan transportasi online masih mendominasi penggunaan pembayaran digital. Namun, pertumbuhan tercepat justru datang dari sektor UMKM dan pedagang pasar tradisional yang mulai menerima pembayaran QRIS.

BI memastikan infrastruktur sistem pembayaran tetap andal dengan target uptime 99,9 persen. Kementerian Komunikasi dan Digital turut memperkuat keamanan siber melalui program literasi digital yang menjangkau 5 juta pelaku usaha pada 2026.