Jakarta, aksarabaru.com , PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton / WTON) membukukan laba bersih sebesar Rp1,5 miliar pada Kuartal I 2026, menunjukkan kemampuan perusahaan tetap menghasilkan untung di tengah dinamika industri konstruksi yang menantang. Pendapatan usaha perseroan tercatat sebesar Rp677 miliar pada periode yang sama, menguatkan sinyal bahwa WIKA Beton mampu menjaga resiliensi operasional di awal tahun.
Kinerja ini didukung oleh diversifikasi lini bisnis yang efektif, dengan produk putar sebagai kontributor utama, disusul produk non‑putar, konstruksi, dan jasa. Dari sisi porsi pelanggan, WIKA Beton juga menunjukkan kemandirian dengan kontrak baru Rp919,9 miliar yang dominan berasal dari pihak swasta, disusul kemitraan strategis (KSO/JO), BUMN, dan internal WIKA. Sementara dari segi sektor, infrastruktur tetap menjadi tulang punggung dengan kontribusi terbesar, diikuti industri, properti, pertambangan, kelistrikan, dan energi.
Bagi investor, laba Rp1,5 miliar di Kuartal I 2026 menjadi indikator bahwa WIKA Beton masih mampu menjaga profitabilitas meski tantangan pasar berlanjut, sekaligus memperkuat ekspektasi atas tren kinerja keseluruhan tahun ini.
