Jakarta, aksarabaru.com — Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengumumkan platform gim Roblox telah mematuhi secara penuh PP Tunas dengan menyiapkan pengaturan khusus akses bagi anak-anak, Kamis (16/5). Roblox menerapkan penutupan fitur komunikasi bagi pengguna tidak dikenal dan verifikasi usia menggunakan teknologi facial recognition.
“Kami apresiasi Roblox yang menyampaikan komitmen kepatuhan, di mana Roblox memulai verifikasi usia terhadap seluruh user-nya,” ujar Meutya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Komdigi. Kepatuhan ini menandai delapan platform digital yang ditetapkan sebagai implementasi awal aturan ini telah memenuhi ketentuan.
Pengamat keamanan siber Pratama Persadha menilai penerapan facial recognition krusial untuk mencegah anak di bawah umur mengakses konten tidak pantas. Menurutnya, kepatuhan platform raksasa seperti Roblox menjadi preseden penting bagi platform gim lain yang beroperasi di Indonesia.
Kementerian Komdigi akan terus memantau implementasi teknis verifikasi usia ini selama masa transisi. Roblox menjadi contoh penerapan aturan yang bertujuan melindungi ruang digital bagi anak Indonesia dari potensi eksploitasi dan konten berbahaya.
