Mahasiswa UNAIR Raih Penghargaan di Konferensi Internasional ICANDIT 2025

Tim mahasiswa FIB UNAIR memaparkan riset teknologi pembelajaran di ICANDIT 2025 Singapura dan meraih.










Jakarta, aksarabaru.com — Tim mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (UNAIR) menyabet penghargaan pada konferensi internasional ICANDIT 2025 di Singapura, Selasa (13/5). Afrigh Abrar Bramantya dan Muhamad Yusuf Ismail memaparkan riset tentang pengaruh teknologi dalam pembelajaran bahasa.

“Mereka menunjukkan analisis kuat terkait integrasi teknologi dalam kurikulum,” ujar dosen pembimbing tim UNAIR, Dr. Anindito, usai sesi presentasi. Ia menyebut penelitian tersebut lolos seleksi ketat dari ratusan abstrak yang masuk ke konferensi tersebut.

Pengamat pendidikan dari Institute for Research and Empowerment (IRE) Fajrul Falah menilai penghargaan ini membuktikan kualitas riset mahasiswa Indonesia di level Asia Tenggara. Menurutnya, pemaparan teknologi pembelajaran di konferensi ini sejalan dengan transformasi kurikulum merdeka belajar yang tengah digencarkan pemerintah.

Tim UNAIR berencana mengembangkan riset tersebut menjadi prototipe aplikasi pembelajaran bahasa berbasis kecerdasan buatan. Rencana pengembangan ini akan diajukan ke skema hibah penelitian perguruan tinggi pada semester depan.