Aksi mogok serikat pekerja memaksa Samsung menghentikan sebagian lini produksi semikonduktor di pabrik.
Jakarta, aksarabaru.com — Produksi chip semikonduktor Samsung Electronics merosot menyusul aksi mogok kerja massal yang digelar serikat pekerja di sejumlah pabrik utama perusahaan di Korea Selatan, Kamis (15/5). Pemogokan memaksa Samsung menghentikan sebagian lini fabrikasi chip memori dan prosesor selama tiga hari berturut-turut.
“Kami menuntut kenaikan upah 6,5 persen dan jaminan perlindungan kerja di tengah rencana otomatisasi,” ujar Ketua Serikat Pekerja Samsung Lee Hyun-kuk dalam konferensi pers di Seoul. Aksi mogok melibatkan sekitar 28.000 pekerja dari divisi semikonduktor dan perangkat elektronik.
Analis industri chip Counterpoint Research Tom Kang memperkirakan penurunan produksi mencapai 12-15 persen dari kapasitas harian normal. Menurutnya, gangguan ini berpotensi memperketat pasokan chip DRAM dan NAND di pasar global yang sudah tertekan.
Samsung menyatakan sedang mengupayakan dialog intensif dengan serikat pekerja. Kementerian Perdagangan Korea Selatan memantau situasi dan menyiapkan langkah mitigasi jika pemogokan berlanjut melebihi pekan depan.
