Amerika, AksaraBaru.com – Piala Dunia 2026 memasuki fase 16 besar dengan sederet kejutan besar, setelah Brasil dan Belanda harus angkat koper lebih cepat dari perkiraan, sehingga peta prediksi juara kini bergeser ke Spanyol dan Prancis.
Belanda, yang sebelumnya diprediksi ekonom Joachim Klement bakal juara pertama kalinya, justru kalah adu penalti 3-2 dari Maroko usai bermain imbang 1-1 di babak 32 besar. Jerman juga bernasib sama, tersingkir lewat adu penalti melawan Paraguay. Maroko lantas melaju mulus dengan mengalahkan tuan rumah Kanada 3-0 di 16 besar, menjadi tim pertama yang mengunci tiket perempat final.
Kejutan terbesar datang dari tersingkirnya Brasil, yang kalah 1-2 dari Norwegia pada laga 16 besar dini hari tadi berkat brace Erling Haaland. Gol penalti Neymar di injury time tak mampu menyelamatkan Selecao dari kekalahan.
Dengan gugurnya Belanda dan Brasil, dua tim yang sempat masuk daftar favorit versi model AI dan statistik, peta persaingan juara kini mengerucut ke Spanyol dan Prancis. Spanyol tetap konsisten dan belum kebobolan sepanjang turnamen, memperkuat posisinya yang sejak awal sudah diunggulkan sejumlah model prediksi, termasuk simulasi Opta yang menempatkannya di puncak dengan peluang 16,1 persen serta analisis ilmuwan fisika yang memberi Spanyol probabilitas juara 20 persen. Prancis, yang diprediksi berada di posisi kedua dengan peluang 14 persen, juga melaju mulus ke perempat final usai mengalahkan Paraguay.
Dengan tersingkirnya dua kandidat kuat lain, duel Maroko vs Prancis di perempat final kini menjadi laga krusial yang berpotensi menentukan arah gelar juara tahun ini, dengan Spanyol tetap menjadi favorit utama untuk melangkah hingga final.
