Pengamat Sebut Piala Dunia 2026 Angkat Eksistensi TVRI dan RRI

Siaran eksklusif Piala Dunia 2026 di TVRI dan RRI dinilai penguat eksistensi lembaga penyiaran publik di tengah.



Jakarta, aksarabaru.com — Pengamat Sepak Bola Mohammad Kusnaeni menilai siaran langsung Piala Dunia 2026 menjadi ajang memperkuat eksistensi lembaga penyiaran publik TVRI, RRI, dan ANTARA di tengah masyarakat, Sabtu (18/5).

“Siaran Piala Dunia yang hanya eksklusif di TVRI dibantu RRI dan ANTARA diharapkan membuat masyarakat melihat kembali kehadiran LPP,” kata Kusnaeni dalam dialog bersama RRI Tanjungpinang.

Pria yang akrab disapa Bung Kus itu menyatakan tantangan LPP semakin berat di era disrupsi digital dengan beragam pilihan platform media sosial. Ia menyebut kesempatan ini harus dimaksimalkan agar masyarakat menjadikan TVRI, RRI, dan ANTARA sebagai pilihan pertama mendapatkan hiburan maupun edukasi.

LPP kini menyiapkan strategi konten edukasi seputar turnamen sepak bola terbesar itu untuk mempertahankan audiens. Komitmen ini sejalan dengan peran ANTARA sebagai mitra utama TVRI dalam menggelorakan Piala Dunia 2026.