Izin Impor Belum Keluar, SPBU Shell Tetap Krisis BBM di 2026

Jakarta, AksaraBaru.com – Krisis bensin dan solar di jaringan SPBU Shell sepanjang 2026 bukan karena perusahaan hengkang dari Indonesia, melainkan karena izin impor BBM tahun 2026 belum diterbitkan pemerintah.

Kementerian ESDM melalui Dirjen Migas Laode Sulaeman menyatakan rekomendasi impor BBM periode 2026 untuk Shell Indonesia masih dievaluasi, bahkan disebut diajukan paling akhir dibanding badan usaha swasta lain. Media mencatat, hingga pertengahan April 2026, “izin impor belum keluar, stok BBM SPBU Shell habis” di banyak lokasi.

Dalam pernyataan resmi di situsnya, Shell Indonesia menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait permohonan rekomendasi impor 2026, tanpa menyebut izin sudah disetujui. Akibatnya, pasokan BBM di beberapa SPBU kosong, dan pemerintah meminta Shell sementara mengambil pasokan dari Pertamina agar pelayanan ke konsumen tidak terhenti.

Fakta ini sekaligus membantah isu bahwa “SPBU Shell resmi tutup pada 2026”; yang terjadi adalah hambatan izin impor yang membuat banyak pom bensin Shell tampak tidak beroperasi penuh.