Penjualan Mobil Listrik China Tembus 60%, Siap Gantikan Bensin?

Penjualan Mobil Listrik China Tembus 60%, Siap Gantikan Bensin?

Jakarta, aksarabaru.com – Penjualan mobil listrik di China gila-gilaan! April 2026 lalu, penetrasi kendaraan energi baru (NEV) di sana tembus lebih dari 60 persen dari total penjualan otomotif. Artinya, 6 dari 10 mobil yang laku adalah listrik atau hybrid.

Buat lo yang masih ragu pindah ke mobil listrik, ini sinyal kalau era kendaraan bensin udah mulai sunset. China sebagai pasar otomotif terbesar dunia jadi barometer tren global, termasuk buat Indonesia.

Lonjakan ini didorong harga baterai yang makin murah dan insentif pajak dari pemerintah China. Produsen kayak BYD, Wuling, sampai merek lokal lainnya berlomba bikin EV murah yang bisa dijangkau kalangan muda. Beberapa model bahkan udah mulai masuk Indonesia dengan harga kompetitif.

Di sisi lain, infrastruktur charging station juga makin banyak. China udah punya jutaan unit charger, dan Indonesia mulai ngikutin jejak yang sama. Ini bikin kekhawatiran soal “abis baterai di jalan” makin berkurang.

Lo sendiri, udah siap beralih ke mobil listrik? Atau masih setia sama bensin?