Jakarta, aksarabaru.com — Changan Automobile meminta pemerintah Indonesia mempertahankan insentif kendaraan listrik di.
Jakarta, aksarabaru.com — Changan Automobile meminta pemerintah Indonesia mempertahankan insentif kendaraan listrik di tengah tren penjualan yang terus meningkat sepanjang 2025. Permintaan ini disampaikan produsen asal China itu sebagai respons terhadap lonjakan permintaan pasar domestik.
“Insentif menjadi kunci menjaga momentum adopsi kendaraan listrik di Indonesia,” ujar perwakilan Changan Indonesia di Jakarta, Kamis (15/5). Perusahaan itu menilai insentif fiskal dan nonfiskal mendorong konsumen beralih dari kendaraan konvensional.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan mobil listrik naik signifikan pada kuartal I 2025 dibanding periode sama tahun lalu. Pengamat industri otomotif Institut Studi Transportasi (Instran) Deddy Herlambang menyebut insentif berperan besar menekan harga jual eceran kendaraan listrik.
Kementerian Perindustrian menyatakan sedang mengkaji perpanjangan insentif yang berlaku hingga akhir 2025. Pemerintah menargetkan penetrasi kendaraan listrik mencapai 20 persen dari total penjualan pada
