Jakarta, aksarabaru.com – PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) tidak hanya mencatat pendapatan yang solid, tetapi juga membukukan kontrak baru senilai Rp919,9 miliar pada Kuartal I 2026. Perolehan ini menjadi indikator penting bahwa pipeline bisnis perusahaan masih kuat dan berkelanjutan di tengah persaingan industri konstruksi.
Komposisi kontrak baru menunjukkan pergeseran yang signifikan ke arah kemandirian bisnis. Pelanggan swasta mendominasi dengan porsi terbesar, diikuti kemitraan strategis (KSO/JO), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan permintaan internal WIKA. Kondisi ini menandakan bahwa WIKA Beton makin mampu menjangkau pasar komersial yang kompetitif, tidak lagi hanya bergantung pada ekosistem induk usaha.
Dari sisi sektor, infrastruktur menjadi tulang punggung utama, menyumbang kontribusi terbesar dalam portofolio kontrak baru. Sektor ini didukung oleh industri, properti, pertambangan, kelistrikan, hingga energi. Kombinasi sektor‑sektor tersebut menegaskan posisi WIKA Beton sebagai mitra penyedia produk beton pracetak untuk berbagai proyek bernilai strategis, sekaligus memperkuat prospek pertumbuhan berkelanjutan di masa mendatang.
