Dukungan Psikologis Proses Kedukaan Pasca Kehilangan

Psikolog anak dan remaja menekankan pentingnya pemahaman diri dalam memproses kedukaan pasca kehilangan orang.



Jakarta, aksarabaru.com — Psikolog anak, remaja, dan keluarga Sani Budiantini Hermawan menegaskan pentingnya dukungan psikologis saat memproses kedukaan pasca kehilangan orang tersayang, Kamis (16/5). Setiap individu memiliki cara berbeda dalam menghadapi proses ini.

“Memproses kedukaan terhadap diri kita karena biasanya semakin kita memahami diri kita, semakin baik dibanding kalau kita enggak memahami diri,” kata Sani ketika dihubungi ANTARA. Dukungan membantu individu memahami perasaan dirinya sendiri.

Sani mengungkapkan gejala yang muncul saat berduka antara lain rasa rindu, kehilangan, dan penyesalan. Emosi marah dan sedih juga kerap muncul secara bersamaan dan berulang. Sani menambahkan, perlu mewaspadai potensi delay effect atau gejala yang tertunda.

Lulusan Universitas Indonesia ini menyarankan agar proses ini tidak dipaksakan. Setiap tahapan perlu dijalani untuk mencapai pemulihan emosional yang sehat dan berkelanjutan.