Jalur Pendakian Gunung Merbabu via Thekelan Ditutup 29 Mei

Balai TN Gunung Merbabu menutup jalur Thekelan selama tiga bulan untuk pemulihan ekosistem.


Jakarta, aksarabaru.com — Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGM) menutup jalur pendakian via Thekelan mulai 29 Mei 2026 selama tiga bulan. Penutupan bertujuan memulihkan ekosistem yang mengalami degradasi akibat lonjakan kunjungan pendaki.

Kepala BTNGM Ardi Andono mengatakan, jalur Thekelan mencatat lebih dari 12.000 pendaki sepanjang Januari-April 2026. “Tekanan lalu lintas pendaki menyebabkan erosi tanah dan kerusakan vegetasi alpine di sepanjang jalur,” ujarnya di Magelang, Selasa (27/5).

Pengamat kehutanan UGM Bramasto Nugroho menilai rotasi jalur pendakian efektif untuk konservasi. Data BTNGM menunjukkan jalur yang pernah ditutup selama tiga bulan menunjukkan pemulihan tutupan vegetasi hingga 40 persen.

Selama penutupan, pendaki dialihkan ke jalur Selo dan Suwanting. BTNGM mempertimbangkan perpanjangan masa pemulihan jika survei Agustus mendatang menunjukkan ekosistem belum pulih.