Tiga penerbit emas utama di Indonesia mempertahankan harga jual dan beli pada level pekan lalu.
Jakarta, aksarabaru.com — Harga emas dari tiga penerbit utama di Indonesia, yakni UBS, Antam, dan Galeri24, kompak tidak bergerak pada perdagangan Senin (19/5) pagi. Ketiganya mempertahankan harga jual dan beli di level pekan lalu tanpa koreksi.
Analis pasar logam mulia Indosuez Wealth Management Andri Suhendi menyebut stagnasi harga domestik mencerminkan pergerakan emas global yang terbatas. “Pasar menunggu sinyal dari data inflasi AS pekan ini sebelum menentukan arah,” ujarnya.
Data perdagangan menunjukkan emas spot di pasar internasional bertahan di kisaran 3.220 dolar AS per ons Senin pagi. Investor cenderung wait and see menjelang rilis data Personal Consumption Expenditures (PCE) AS yang menjadi acuan kebijakan moneter Federal Reserve.
Analis memproyeksikan harga emas domestik berpotensi bergerak naik jika data PCE menunjukkan inflasi AS melambat, yang memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga The Fed.
