Jakarta, aksarabaru.com – Minuman khas Indonesia lagi naik daun di 2026. Dari jamu kunyit asam, wedang jahe, sampe kopi robusta lokal, semuanya mulai dilirik anak muda sebagai gaya hidup sehat dan kekinian. Tren ini didorong kesadaran Gen Z buat konsumsi minuman alami tanpa bahan kimia.
Buat lo yang suka ngopi atau ngopi susu di kafe, sekarang pilihannya makin variatif. Wedang uwuh dari Jogja dan bandrek dari Bandung udah mulai muncul di menu kafe-kafe kekinian dengan kemasan yang lebih instagramable. Bahkan jamu tradisional yang dulu identik sama mbok jamu, sekarang dikemas ulang sama startup minuman kesehatan dalam botol siap minum—praktis dan nggak kalah sama green tea import.
Data Kementerian Pertanian nyatet konsumsi jahe dan kunyit naik 25% dalam setahun terakhir. Kopi specialty dari Toraja, Gayo, dan Kintamani makin digemari anak muda yang mulai belajar bedain flavor notes. Nggak heran kalau kafe-kafe independen sekarang berlomba nyajiin menu minuman Nusantara—dari es cendol dawet sampe bir pletok non-alkohol yang unik banget. Bisnis kuliner minuman lokal juga tumbuh 15% didorong tren minuman sehat dan berkelanjutan.
Jadi buat lo yang bosan sama minuman itu-itu aja, cobain deh eksplor minuman Nusantara. Selain lebih sehat, lo juga ikut ngangkat produk lokal yang nggak kalah saing sama brand luar.
