GIC Singapore Perkuat Posisi di Bank Jago, Kepemilikan Tembus 8,28 Persen

Jakarta, AksaraBaru.com – Bank Jago terus menarik minat investor strategis internasional. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 15 April 2026, Government of Singapore Investment Corporation (GIC) kini memegang 1,14 miliar saham atau setara 8,28 persen kepemilikan di lender digital tersebut.

Kenaikan kepemilikan ini menandakan kepercayaan investor asing terhadap prospek perbankan digital Indonesia. GIC tercatat sebagai salah satu pemegang saham besar melalui rekening yang dikelola Citibank Singapore.

Selain GIC, struktur kepemilikan Bank Jago juga diperkuat oleh sejumlah investor strategis. Metamorfosis Ekosistem Indonesia yang terafiliasi dengan ekosistem Gojek-Tokopedia menguasai 28,80 persen saham, sementara Wealth Track Technology Limited dari Hong Kong memegang 11,68 persen.

Kehadiran investor berkualitas ini sejalan dengan ekspansi Bank Jago yang berfokus pada layanan embedded finance dan digital banking. Lender yang berada di bawah payung Grup Bukopin ini juga terhubung dengan ekosistem pembayaran digital nasional.

Data KSEI menunjukkan struktur kepemilikan mayoritas Bank Jago dikuasai oleh investor institusi dengan tujuan investasi jangka panjang. Konsentrasi kepemilikan asing di Bank Jago mencerminkan keyakinan pasar global terhadap model embedded banking Indonesia yang terus berkembang pesat.