IHSG Anjlok 1,83% ke 6.967, Investor Panik Pasca-Lebaran

Jakarta, Aksarabaru.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tajam 1,83 persen atau 130 poin menjadi 6.967,32 pada awal perdagangan Senin (30/3/2026). Penurunan ini dipicu pelemahan saham blue chip seperti BBCA yang anjlok 4 persen, ditambah sentimen global konflik Timur Tengah.

Pengamat pasar sebut faktor lain termasuk profit taking investor pasca-libur Lebaran dan data ekonomi AS yang kurang meyakinkan. Sektor perbankan dan keuangan paling terpukul, sementara komoditas dan energi sedikit bertahan.

Di sisi positif, hari pertama kerja pasca-Lebaran ini jadi momen ASN terima tunjangan hari raya (THR) dan tunjangan hari raya (tukin), potensi dorong konsumsi domestik. “IHSG koreksi wajar, peluang beli saham undervalued,” saran analis Samuel Sekuritas.

Investor disarankan pantau kebijakan BI soal suku bunga dan data inflasi Maret. Pasar saham RI tetap prospektif dengan proyeksi ekonomi 5,2 persen tahun ini