Friderica Widyasari Resmi Jadi Bos OJK Baru, Prioritaskan Reformasi Pasar Modal

JAKARTA, Aksarabaru.com – Friderica Widyasari Dewi resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026-2031 usai disahkan DPR RI pada 12 Maret 2026. Analis pasar memandangnya sebagai sinyal positif bagi stabilitas sektor keuangan nasional.

​Sebagai bos OJK baru, Friderica langsung usung delapan strategi prioritas, dengan fokus utama reformasi integritas pasar modal. Ia janji babat habis praktik goreng saham dan pinjol ilegal, sekaligus perkuat pengawasan bank untuk cegah kebangkrutan. Sejak Januari-Maret 2026, lima bank dicabut izinnya akibat fraud.

“Saya prioritaskan reformasi integritas agar pasar modal lebih transparan dan kredibel,” tegas Friderica, alumni UGM yang sebelumnya wakil ketua OJK. Wakilnya, Hernawan Bekti Sasongko, dan tim baru siap kawal kualitas aset bank serta digitalisasi keuangan.

​​OJK juga ajukan empat proposal ke MSCI untuk naikkan free float saham 15 persen, target berlaku Maret 2026. Pelaku pasar optimis era Friderica bawa stabilitas dan pertumbuhan sektor jasa keuangan RI. (152 kata)