Jakarta, AKSARABaru.com – Bayangkan mau beli laptop baru untuk kuliah atau usaha kecil, eh ternyata pilihan di bawah Rp 8 juta tinggal kenangan. Krisis pasokan RAM dan SSD global bikin segmen PC entry-level (USD 500 atau Rp 7,8 juta) bakal hilang dari pasar mulai 2028, kata Gartner.
Dulu biaya memori cuma 15-18% dari total material PC. Sekarang? Melonjak jadi 35% karena AI dan server haus memori. Produsen seperti HP Inc megap-megap tahan margin tipis, sementara permintaan DDR5 dan SSD tak ketulungan. Pasar PC dunia diprediksi anjlok 7,1% di 2026, entry-level paling babak belur.
Pelajar dan UMKM yang biasa andalkan laptop murah kini bimbang. Upgrade kelas atas? Kantong terbatas. Pakai PC jadul? Keamanan riskan. Solusi sementara: refurbished berkualitas atau tunggu inovasi ARM-based PC yang lebih hemat.
Krisis ini ingatkan kita—teknologi canggih punya harga. Yang terjangkau dulu kini jadi korban pertama.
