WIKA Gedung Turunkan Utang 33,6 Persen, Prospek 2026 Cerah

Jakarta, Aksarabaru.com – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) berhasil menurunkan total liabilitas sebesar 33,6 persen secara year-on-year (YoY) menjadi Rp2,07 triliun per akhir 2025. Pinjaman bank jangka pendek anjlok 79 persen dari Rp350 miliar menjadi Rp73 miliar.

Rasio gearing membaik menjadi 0,07 kali dari sebelumnya 0,18 kali, sementara rasio utang terhadap ekuitas (DER) terjaga pada 1,05 kali. Posisi kas dan setara kas tetap kuat di Rp391 miliar, didukung pendapatan segmen properti Rp40,11 miliar.

Meskipun mencatat rugi bersih Rp630 miliar akibat pembersihan neraca, Direktur Utama Hadian Pramudita menegaskan langkah ini sengaja diambil demi neraca 2026 yang lebih sehat. Awal tahun ini, WEGE sudah mengantongi kontrak baru Rp464 miliar, meliputi proyek Sekolah Rakyat, Halte BRT, dan RSUD Rupit.

Perbaikan fundamental ini membuka peluang kenaikan saham WEGE sepanjang 2026. Dengan neraca yang lebih ringan dan peningkatan backlog proyek, emiten berkode WEGE ini berpotensi mengalami penilaian ulang pasar. Apalagi jika program infrastruktur pemerintah semakin masif dan suku bunga Bank Indonesia turun