Lebaran 2026: Konsumsi Menggeliat, Tapi Bayang-Bayang Melambat Usai Mudik

Jakarta, AKSARABaru.com – Lebaran 2026 membawa dua wajah bagi ekonomi Indonesia. Di satu sisi, konsumsi rumah tangga melonjak 10–15 persen selama libur Idulfitri, dengan perputaran uang di sektor makanan-minuman, fesyen, transportasi, dan pariwisata yang diperkirakan tembus Rp 148–160 triliun. Data Kadin menunjukkan belanja Lebaran tetap menjadi motor utama pertumbuhan kuartal I, didorong THR, program diskon belanja domestik, dan realisasi belanja negara yang dipacu sejak awal tahun.​

Namun di sisi lain, ekonom mulai mengingatkan bahwa setelah euforia mudik mereda, laju ekonomi berpotensi melambat di kuartal II 2026. Inflasi yang sudah menyentuh sekitar 4,7 persen pada Februari dan sinyal kehati-hatian kelas menengah dalam berbelanja bisa menekan daya beli begitu momentum Lebaran lewat. Dengan kata lain, Lebaran memang jadi vitamin jangka pendek bagi ekonomi, tapi pekerjaan rumah soal daya beli dan tekanan harga masih menunggu untuk diselesaikan pemerintah begitu musim silaturahmi usai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *