Jakarta, AksaraBaru.com — Pelaku usaha menatap kuartal II 2026 dengan nada optimistis. Sejumlah asosiasi bisnis dan ekonom memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berpeluang berada di kisaran 5,1–5,3 persen, sejalan dengan target tahunan pemerintah dan Bank Indonesia.
Keyakinan ini ditopang konsumsi rumah tangga yang diperkirakan tetap kuat setelah Lebaran, percepatan belanja pemerintah di awal tahun, serta investasi yang mulai merespons berbagai program prioritas seperti hilirisasi dan pembangunan infrastruktur strategis. Survei konsumen Bank Indonesia juga menunjukkan indeks keyakinan konsumen pada Februari 2026 masih berada di zona optimistis, menandakan ekspektasi masyarakat terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan tetap positif.
Meski demikian, pelaku usaha mengingatkan bahwa risiko ketegangan geopolitik global, fluktuasi rupiah, dan harga komoditas masih perlu diwaspadai agar proyeksi pertumbuhan 5,3 persen pada kuartal II tidak terganggu.
